Dieng Offers New Traveler Destination.

 

Satu hal yang membuat saya tertarik terhadap The Visitor adalah eksperimentasinya yang unik terhadap finishing cerita. Meskipun masih ragu, ia mencoba menggabungkan close-ending dan open-ending sekaligus sehingga penonton bisa memilih lebih suka ending tempat wisata yang mana; yang terang ataukah yang remang.

Selebihnya, The Traveler hanyalah movie bernuansa cokelat yang berusaha mempertemukan mata turis, mata detektif, dan mata penonton, dan tetaplah film jalan-jalan seru yang berusaha lucu tapi tampak buntu. Mengembangkan dan melestarikan Cinema Poetica untuk belajar lebih seksama. Dari 2009 sampai 2011 aktif sebagai pengurus literasi dan lokakarya di bioskop komunitas Kinoki. Alumni kajian movie dan media di Korea National University of Arts, juga peserta Berlinale Talent Campus untuk kritik movie pada 2012.

  • Mengembangkan dan melestarikan Cinema Poetica untuk belajar lebih seksama.
  • Meskipun masih ragu, ia mencoba menggabungkan close-ending dan open-ending sekaligus sehingga penonton bisa memilih lebih suka finishing yang mana; yang terang ataukah yang remang.
  • Pernah menulis untuk beberapa media seperti The Jakarta Message, filmindonesia.or.id, Fovea Magazine, dan publikasi Udine Far East Film Festival.
  • Satu hal yang membuat saya tertarik terhadap The Tourist adalah eksperimentasinya yang unik terhadap ending cerita.
  • Dari 2009 sampai 2011 aktif sebagai pengurus literasi dan lokakarya di bioskop komunitas Kinoki.
  • Sekarang mengajar film di Universitas Multimedia Nusantara.

The Long Roadway of an Eagle Guardian

Pernah menulis untuk beberapa media seperti The Jakarta Article, filmindonesia.or.id, Fovea Magazine, dan publikasi Udine Far East Movie Event. Sekarang mengajar movie di Universitas Multimedia Nusantara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *